Nama Asli :   Yukihiro Awaji

Nama Panggilan :   Yukkie-chan, Yukkie

Lahir :   Chiba, 24 November 1968

Posisi di Band :   Drummer

Karier :   L’Arc~en~Ciel & Acid Android

Tinggi : 165 cm

Berat :   48 kg

Gol. Darah :   A

Status : Single

Hobby :   Maen Games, remix lagu, koleksi Evangelion & Katamari Damacy

Artis :   Member L’Arc~en~Ciel, Norah Jones, Bauhaus, Massive Attack

Makanan Favorit :   Coklat, Pocky, McDonald’s Follet-o-Fish

Minuman favorit :   Minuman bersoda

Anime :   Neon Genesis Evangelion

Pakaian :   Hysteric glamour

Warna :   Hitam dan Merah

Rokok :   Seven Stars

Website :   http://www.acidandroid.com

 

Yuki mempunyai seorang adik perempuan, dibesarkan oleh ibu seorang pengrajin kimono dan ayah yang bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil. Kehidupan Yuki kecil layaknya anak-anak pada jamannya, bersekolah dan akhirnya lulus dan diterima di The Chiba University of Commerce. Ia menyukai musik, baik Jepang dan Amerika, dari heavy metal sampai pop.

Yuki hampir sama dengan Ken yang ditentang oleh Ayahnya untuk hidup dengan musik. Kemudian ia bergabung dengan Zi:Kill pada tahun 1989. Setahun kemudian Zi:Kill menandatangani kontrak rekaman dengan Extasy Record. Namun Yuki terlibat pertengkaran hebat dengan personil Zi:Kill selama rekaman album pertama di luar Jepang. Akhirnya Yuki pun dipecat dari Zi:Kill setelah pertunjukan di bulan Desember. Selapes dari Zi:Kill, Yuki kemudian membentuk band bernama Optic Nerve dengan gitaris Shin Murohime. Tidak bertahan lama dengan band barunya ia segera beralih kepada Die in Cries pada tahun 1991 dan langsung merilis album “Nothing to Revolution” pada tahun yang sama pula. Melalui album pertama ini mereka menjadi terkenal di antara band-band Jepang lainnya, bahkan berhasil menggelar live performance di Nippon Budokan pada tahun 1994. Namun Yuki menjadi frustasi dengan ketatnya kebijakan band, dan sempat berselisih dengan Kyo (D’Erlanger). Selama di Die in Cries, Yuki menulis beberapa lagu namun mereka karena tidak suka dengan ‘heavy metal rule’ yang ibawa Yuki. Beberapa lagu yang ia ciptakan adalah “Trick” dan “L’Heure” yang kemudian direkam oleh L’Arc~en~Ciel pada tahun 1999.

Die Cries bubar pada tahun 1995, dengan album terakhir “Seed”. Untuk sementara, Yuki bekerja sebagai freelance drummer. Selama itu dia nomaden, berpindah dari rumah teman ke rumah teman yang lainnya, dan tidak memiliki alat komunikasi. Ketika Sakura drummer L’Arc~en~Ciel ditangkap gara-gara kasus narkoba, maka posisi drummer di L’Arc~en~Ciel kosong. Saat itu Tetsu mencari beberapa kandidat untuk menjadi drummernya, dan pilihannya jatuh pada Yukihiro :’)
Selama rentang  tahun 1997 Yuki adalah additional player L’Arc~en~Ciel. Barulah di awal tahun 1998 bertepatan dengan tahun baru, Yuki dikontrak permanent oleh managemen L’Arc~en~Ciel :’)

Bersama band barunya Yuki sempat me-remix beberapa lagu L’Arc~en~Ciel dengan ritme yang berbeda dari yang lainnya. Karya Yuki terangkum dalam album bernama “Ectomorphed Works”

 

 

NB : Dikutip dari The Story of L’Arc~en~Ciel :’)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s